Klarifikasi Anies Tentang Suap Proyek VSAT Tahun 2012

Hari tenang yang seharusnya tenang tetapi sebagian justru sebar fitnah. Bahkan ada yang pasang berita dengan iklan.

Setelah tudingan Syiah, JIL, Wahabi dan poligami kini fitnah juga ditebar dengan tuduhan "Anies Baswedan jadi makelar proyek VSAT tahun 2012 di Kemeninfo saat jadi Mendikbud melalui adiknya".

Ada beberapa hal yang janggal. Yang pertama, Anies Baswedan jadi Mendikbud tahun 2014, tahun 2012 masih menjadi warga biasa dan bukan pejabat pemerintah.

Kedua, Anies tidak pernah menjadi anggota/kader partai manapun dari dulu hingga sekarang. Ketika menjadi jubir dalam Pilpres 2014 dan maju menjadi Cagub Pilkada DKI Jakarta 2017, Anies pun tidak masuk menjadi anggota partai.

Yang ketiga, ini proyek VSAT di Kemeninfo, teknologi bukanlah bidang Anies dan proyek Kemeninfo akan sulit untuk dipengaruhi oleh Mendikbud.

Adanya kuitansi transfer juga menjadi hal yang aneh, karena hal ini justru biasanya dihindari dalam praktek ilegal untuk mempersulit pelacakan pihak berwajib.

Hanya kegiatan bisnis yang sah, legal dan clean yang berani pakai transfer via bank justru agar bisa tercatat dan bisa diaudit; karena memang kegiatan sah, legal dan clean perlu pencatatan.

Pencoblosan Pilguh DKI memang makin dekat. Segala macam cara dipakai untuk menyudutkan bahkan merusak nama baik. Kita perlu makin kritis dalam menerima informasi dan dalam menyimpulkan.

Maka benarlah Imam Syafii, “Carilah pemimpin yang banyak panah-panah fitnah menuju kepadanya, ikutlah mereka yang banyak difitnah, karena sesungguhnya mereka sedang berjuang di jalan-Nya".

BERI DUKUNGAN SEKARANG

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno adalah pasangan nomor urut 3 pada Pilgub DKI Jakarta 2017. Mari dukung Anies Sandi untuk bersama membangun Jakarta yang maju dan bahagia warganya.