Mas Anies Rekam Seorang Warga yang Berpantun

Ada yang berbeda pada “perjalanan spiritual” kali ini, Selasa (27/12/16)

Ada yang berbeda pada “perjalanan spiritual” kali ini, Selasa (27/12/16). Begitu Cagub nomor urut tiga memaknai kampanyenya sebagai sebuah perjalanan spiritual. Mengunjungi daerah Cilincing, Jakarta Utara tepatnya di Jalan Kalibaru Barat I, seperti biasanya Mas Anies menyampaikan visi misinya di hadapan warga.

Selesai menyampaikan visi dan misi, Mas Anies mempersilakan warga yang ingin bertanya atau menyalurkan aspirasinya. Seorang warga antusias berdiri dan memohon izin padanya untuk membacakan pantun. Mas Anies meminta pria berkacamata itu untuk menunda membaca pantunnya. Meski bukan pengalaman pertama diberikan pantun oleh pendukungnya, Mas Anies mengabadikan moment tersebut dalam ponsel pribadinya.

Warga Kelurahan Kalibaru itu mengaku, pantunnya dibuat saat Mas Anies sedang menyampaikan visi misinya. Secara spontanitas pria itu menulis pantun yang ia sebut hanya sebagai oret-oretan ketika calon gubernur yang berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno itu berniat merekam aksinya. Meskipun canggung pada awalnya akhirnya pantu dadakan itu dibaca.

"Dari Kuningan ke Tanjung Pinang. Sampai di sana membeli pisang. Bung Anies-Sandi jangan lelah berjuang. Insya Allah tanggal 15 Februari 2017 pasti menang."

Selain mengeluhkan lingkungannya yang kumuh dan miskin, warga juga menanggapi visi misi Mas Anies utamanya dalam peningkatan kualitas dan kesejahteraan PAUD di kampung mereka.

Mas Anies menutup perjalanan spiritualnya dengan berjanji kepada warga Kelurahan Kalibaru akan menata wilayah itu dengan baik. Baginya penggusuran adalah cara kuno sehingga cara yang baik adalah melakukan penataan wilayah.

Tautan terkait :

https://news.detik.com/berita/3381696/aksi-anies-rekam-warga-kalibaru-yang-berpantun

BERI DUKUNGAN SEKARANG

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno adalah pasangan nomor urut 3 pada Pilgub DKI Jakarta 2017. Mari dukung Anies Sandi untuk bersama membangun Jakarta yang maju dan bahagia warganya.