Ketika ucapan Anies Baswedan mengenai Proyek Jakarta Emergency Dredging Initiative disalahartikan

Menyimak informasi dan kesinambungan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat menurut Anies adalah penting.

Baca judul, share. Lihat foto, share. Baru baca satu paragraf, share. Berlimpahnya informasi membuat kita jadi lengah. Kecepatan seolah menjadi tuntutan utama. Tidak peduli pada isi beritanya, jalan cerita belum sempat dicerna logika, fakta dan datanya belum dicek ulang. Sayangnya semua itu dengan mudahnya dibagi ke banyak orang. Semakin banyak orang yang ikut berbicara tetapi tidak tahu apa yang sedang dibicarakan.

Seperti kasus yang dialami Mas Anies. Ucapan Mas Anies bahwa pembersihan kali di Jakarta sudah dimulai sejak era Gubernur Fauzi Bowo, banyak disalahartikan. Pemberitaan di media massa tidak disimak utuh, bahkan hanya percaya judul tanpa membaca beritanya. Padahal jika dicermati, memang demikianlah kenyataannya. Proyek Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI) adalah ide mantan gubernur Fauzi Bowo pada tahun 2008. Hanya saja belum terlaksana. Selanjutnya saat Joko Widodo menjadi gubernur, proyek ini diteruskan. Saat jabatan gubernur dipegang Basuki, proyek berpindah tangan. Tidak heran jika Mas Anies mengatakan bahwa kelak ketika menjadi pemimpin Jakarta, proyek ini terus dilaksanakan. Ucapan Mas Anies bahwa ide ini berasal dari era Fauzi Bowo, benar adanya.

Mas Anies hanya tersenyum mendengar masyarakat yang tidak membaca dan menyimak berita, tetapi marah-marah. Apalagi mendengar soal “tidak punya program, hanya meneruskan yang sudah ada.”

Menjadi pemimpin bukan hanya menciptakan ide baru, tetapi juga meruskan kinerja positif pemimpin sebelumnya. Kalau setiap pergantian pemimpin mengubah semua kebijakan, program-program baik, belum selesai, terus berkesinambungan, justru sayang sekali jika ditinggalkan. Membuat kebijakan atau mengubah strategi untuk memperbaiki dan menjalankan program tentu diperlukan apabila kebijakan dinilai merugikan.

"Pemilihan gubernur itu untuk menjadikan Jakarta lebih baik. Program-program gubernur sekarang yang sudah baik itu justru harus kita lanjutkan. Jangan sampai programnya baik justru dihentikan. Sebagian program itu berkesinambungan," kata Mas Anies.

 

Berita/tautan terkait:

Pandji Pragiwaksono - Anies ternyata jahat

Kompas - Tertunda di Era Foke, Proyek JEDI Diresmikan Jokowi

Detiknews - Anies Akan Teruskan Program Ahok yang Baik Jika Terpilih Jadi Gubernur

 

BERI DUKUNGAN SEKARANG

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno adalah pasangan nomor urut 3 pada Pilgub DKI Jakarta 2017. Mari dukung Anies Sandi untuk bersama membangun Jakarta yang maju dan bahagia warganya.